Tentang Saya


Bismillahirr ahmanirrahhim
Assalamu’alaikum wr wb
Ya Rabb… inilah saya yang saya kenal
Dini begitulah panggilan akrab saya sehari-hari. Putri minang kelahiran 22 juli 1992, dengan memiliki nama lengkap Sri Handini. Anak ketiga dari empat bersaudara dari ayah Nursal Aking dan ibu Nur Emliwarnis. Semenjak kecil saya dididik dengan penuh kemandirian dan diajarkan untuk berani dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan dalam hidup saya. Orang tua saya sering mengajarkan pada saya tentang tantangan dalam hidup, oleh karena itu saya tumbuh menjadi seorang gadis yang suka akan tantangan, walaupun terkadang tantangan yang saya ambil, belum sampai kemampuan saya dalam menghadapinya, yah itulah hidup kita harus berani menyelesaikan apa yang sudah kita mulai.

Saya seorang sarjana psikologi dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta angkatan 2011. Seharusnya saya angkatan 2010. Kok bisa jadi 2011 ya..? banyak kisah yang saya lalui satu tahun saya memperjuangkan impian menjadi seorang yang memakai baju putih dengan kalung stetoskop. Dari pembelajaran satu tahun inilah saya mendapatkan banyak hikmah, salah satunya mengenai ikhtiar dan takdir. alhamdulillah Agustus 2015 saya telah menyandang gelar sebagai sarjana psikologi.

Menurut saya setelah saya menganalis diri saya beberapa saat dulu, saya orang yang pemalas, terkadang memiliki motivasi yang rendah. Tapi dikarnakan saya memiliki hobi untuk selalu membuat target dan juga selalu bermimpi, saya selalu bertekat dengan begitu saya selalu melawan kelemahan saya yang pemalas. Saya suka membuat suatu ide proyek dalam hidup saya, contohnya saya membuat suatu kegiatan atau memgagas suatu komunitas untuk berdiskusi atau apapun itu yang membuat saya selalu bergerak dan lupa akan kelemahan saya yang pemalas. Saya sangat tidak suka banyak waktu luang. Karna ketika banyak waktu luang saya sering  menghabiskannya dengan bersantai nonton tv ataupun tidur. Terkadang melihat kelemahan saya yang tidak bisa mempunyai banyak waktu luang, maka biasanya saya salurkan dengan memasak ataupun merenovasi bentuk kamar saya supaya bisa menghilangkan bosan dan juga menghindari banyaknya tidur siang. Selain itu saya memiliki kekurangan cepat bosan dengan rutinitas. Menurut saya, saya memiliki control diri yang lemah, saat ini saya selalu mencari jalan keluar dari permasalahan kelemahan dan kekurangan saya. Bagi saya sadar akan kekurangan dan kelemahan itu lebih baik dari pada tidak mengetahui apa kekurangan diri. Sehingga ketika kita sadar kelemahan kita, kita bisa mencari solusi terbaik untuk berbenah diri kelebih baik.

Menurut saya, saya merasa memiliki potensi pada ledearship, karna saya orang yang memiliki dominan yang tinggi, dan jika pendapat saya tidak didengarkan rasanya masih ada yang kurang dan itu akan menyebabkan saya selalu berfikir dan terkadang sampai sesak didada, walaupun pendapat saya dibantah ataupun tidak diterima, bagi saya menghargai berpedapat itu satu hal yang penting. Saya orang yang suka sibuk oleh kegiatan, mungkin menjadi seorang aktivis itulah hobi saya, karna jika saya tidak menyibukkan diri pada hal positif saya lebih banyak lalai ataupun kebanyakan tidur. Sehingga hal yang paling tidak saya suka adalah ketika saya malas, apalagi malasnya sampai berhari-hari ataupun berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan. Itu hal yang paling sulit bagi saya untuk bangkit lagi. Sehingga kegiatanlah yang membuat saya tidak meratapi kemalasan saya.
Terkadang saya bisa dikatakan orang yang cukup tertutup, jadi untuk bercerita secara terbuka saya kurang bisa. Seterbuka saya bercertita pasti masih ada hal yang saya tutupi. Cara saya mengatasi masalah adalah dengan tidur, ketika saya terbangun saya akan fres kembali. Saya juga tipe orang yang suka berfikir, jadi jika ada masalah saya akan berfikir. Oh ya menurut saya, saya orang yang cukup tenang dalam menghadapi masalah karna ketika saya memiliki banyak masalah seperti masalah kuliah, organisasi, pertemanan, masalah keluarga dll. Saya lebih memilih diam untuk berfikir dan tidur. Saya tidak seperti orang yang terlalu cemas dan frustasi dalam menghadapi masalah, dan kegaiatan lah tempat bagi saya untuk melupakan sejenak masalah. Saya orang yang sulit untuk memberikan solusi pada setiap permasalahan yang saya  hadapi. Saya orang yang konseptual, kurang cekatan dalam praktis dilapangan. Saya seorang alumni mahasiswa psikologi yang masih beajar dalam komunikasi interpersonal, kadang saya masih kesulitan dalam komunikasi, menurut analisis saya saya orangnya sangat lemah pada bagian verbal, mungkin karna itu saya sangat sulit belajar bahasa ingris, menghafal nama orang ataupun menghafal suatu nama yang berhubungan dengan verbal. Dulu  dari SD saya suka dengan mata pelajaran matematika, karna menurut saya pelajaran itu pasti dan tidak ribet oleh bahasa, sedangkan mata pelajaran yang berhungan dengan verbal itu seperti abstrak dan sulit dimengerti. Tapi ntah kenapa saya senang belajar filsafat. Huff.. kadang memang aneh ketika menilai diri sendiri.

Ketika saya bosan ituah masalah yang sulit saya hadapi, saya bosan untuk melakukan apa-apa. Biasanya saja akan berusaha untuk menghibur diri, menganti suasana yang baru, misalnya mngganti letak posisi kamar, ataupun hal yang baru, kadang saya juga memaksakan diri supaya bisa keluar dari suasanan bosan, tapi terkadang memang sulit, karna bosan itu mungkin berhubungan dengan suasana hati. Mungkin saya bisa dikatakan juga dengan kelainan bipolar… ah apa pula itu? Nboh lah dicari wae…
Terkadang ketika lagi bosan saya hobi untuk melakukan hal-hal aneh Misalnya berangkat kekampus dengan jalan yang berbeda dan pulang dari kampus jalan-jalan kearah yang tidak menentu, bahkan sampai tersesat. Bahkan ketika saya bosan saya lebih suka makan. Ketika saya bosan saya lebih suka memaksakan diri untuk bangkit dari kebosanan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan organisasi dan juga tidur. Ketika saya marah saya biasanya hanya diam. Kadang jika ada yang mendengarkan saya akan bercertia kepada teman saya, ataupun bercerita dengan diary, blog maupun media sosia dengan cara yang menurut saya tentu baik.
Setelah saya berfikir, kenapa saya lebih banyak menilai diri saya akan kekurangan dan kelemahan, mungkin disatu sisi lain saya punya kekurangan kurang percaya diri mengungkapkan kelebihan saya, karna menurut saya tidak ada yang sempurna, sehingga saya sulit mengenali untuk menceritakan kelebihan saya, ntah kenapa… itulah yang saya rasakan. Karna pernah disuatu sisi saya disuruh buat kelebihan saya, dan saya mengungkapkan kelebihan diri saya menurut saya, tapi ntah kenapa sifat yang tak baikpun muncul, yaitu merasa bangga dengan diri. Ah saya takut sekali sombong dan riya. Terlalu banyak mudhorotnya bagi saya. Jadi cukup sampai disini saja

Pengalaman yang berkesan bagi saya adalah ketika saya diputuskan untuk menjadi ketua di sebuah organisasi, saya bukanlah orang yang awalnya bisa memimpin karna saya tidak bisa memberikan keputusan ataupun memberikan pertimbangan, hubungan interpersonal saya pada orang lain bisa dikatakan kurang bagus, karna saya orang yang pendiam dan pemalu. Tapi ketika saya diberikan amanah untuk memimpin suatu organisasi disanalah saya merasakan tempat saya berkembang, saya memiliki keluarga baru di UAD, keluarga yang selalu ingin saya do’akan disetiap habis sholat supaya selalu melakukan perubahan kehal yang lebih baik, supaya Allah menjaga ukhwah ini sampai kapanpun. Disana saya merasa banyak melakukan perubahan pada diri saya. Termasuk jiwa leadership saya dibentuk saat itu.

Saya percaya dengan kekuatan berjamaah itu akan lebih memotivasi untuk menyelasaikan suatu target. Bak pepatah mengatakan, lidi dua lebih baik dari lidi satu.apalagi dengan lidi yang lebih banyak, tentu lebih banyak juga kebermanfaatannya. karena prinsip tersebut saya senang untuk berorganisasi. sekrang setelah tamat kuliah saya membuat rencana untuk membentuk rumah pustaka payakumbuh di sudut kota kelahiran saya. disini di kota payakumbuh tidak ada perpustakaan kecuali di sekolahan. tidak ada ruang publik untuk belajar. toko bukupun tidak ada yang lengkap. jadi tidak heran, banyak yang tidak gemar membaca, karena tidak ada fasilitas untuk menyalurkan hobi membaca. inilah motiv saya ingin mendirikan taman baca masyarakat di kota kelahiran saya. moga-moga suatu saat di kota Payakumbuh ini ada perpustakaan dan ruang publik untuk membaca dan belajar untuk masyarakat umum.

Orang tua saya selalu berpesan, jangan pernah tinggalkan sholat dan jadilah anak sholehah. Orang tua saya lebih mengharapkan saya menjadi anak sholehah. Mimpi utama saya adalah menjadi seorang hafidzah. Karna saya ingin menjadi ahlul qur’an, cerdas dengan Al-Qur’an, menjadi psikolog muslim yang membawa satu mazhab lagi yang berpedoman pada al-qur’an dan sunnah. Karna saya ingin meletakkan mahkota untuk orang tua saya disyurga kelak. Karna saya ingin membuat orang tua saya bangga karna anaknya cerdas dengan al-qur’an. Karna itu tak ada alasan bagi saya untuk tidak mempelajari Al-Qur’an dan tidak ada alasan bagi saya untuk tidak menghafal.
Allahu’alam bis shawab….
Sekian dari saya, semoga Allah mengampuni, jika ada tertulis kata-kata yang tak sepatutnya, Astagfirullahal’adzim
Wassalamu’alaikum wr wb

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar